Friday, 6 July 2012

Merungut dan menjaga hati nurani

Kisah Para Rasul 24:1-27 


Serba sedikit kajian


Orang-orang yang terlibat dalam petikan ini: Paulus, Gabenor Feliks, Drusila (isteri gabenor Feliks, seorang Yahudi) ,komandon Lisias, Tertulus, pemimpin-pemimpin Yahudi, orang-orang Yahudi, Perkius Festus.

Permulaan: Pemimpin-pemimpin Yahudi dan seorang pengacara Tertulus pergi ke Kaisarea untuk menghadap gabenor Feliks untuk mengemukakan pertuduhan kepada Paulus.

Pertengahan: Pertuduhan terhadap Paulus dibacakan.  Paulus membela diri.

Akhir: Gabenor Feliks mengambil keputusan untuk memutuskan perkara Paulus.  Gabenor selalu memanggil Paulus. 2 tahun kemudian, Perkius Festus menggantikan Feliks. Paulus dibiarkan oleh Feliks di penjara kerana mahu mengambil hati orang-orang Yahudi.

Sebab Paulus ditangkap:

  • Ayat 14: Memang saya harus akui kepada Tuan bahwa saya menyembah Allah nenek moyang kami menurut ajaran Yesus yang mereka anggap salah.
  • Ayat 21: Mereka dapati hanya kalimat yang satu ini saja yang saya ucapkan di hadapan mereka, yaitu kalimat: Saya diadili hari ini oleh sebab saya percaya bahwa orang-orang mati akan dihidupkan kembali.”


Pengajaran untuk saya


  • Paulus tidak merungut walaupun ditahan dan dipenjarakan.  Saya tidak seharusnya merungut apabila saya mengalami kesusahan kerana mengikut Yesus.  Kadang-kadang dalam kesusahan, akan ada peluang untuk mengongsikan Yesus.
  • Ayat 16 :Itu sebabnya saya selalu berusaha sebaik-baiknya, supaya hati nurani saya bersih terhadap Allah dan bersih terhadap manusia.”  Saya harus sentiasa berusaha dengan pertolongan Tuhan menjaga hati saya supaya bersih terhadap Allah dan juga terhadap manusia.




No comments:

Post a Comment